WRITTEN BY:MICHAEL PAULUS
Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.
Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa,Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
Sebelum kamu mengeluh bahwa nasib kamu buruk,Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda,Pikirkan tentang seseorang yang terus memohon kepada tuhan untuk diberikan pendamping hidup.
Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat
Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul
Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan
Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,Pikirkan tentang pengangguran, orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.
Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.
Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,Tersenyum dan bersyukurlah kepada Allah SWT bahwa kamu masih hidupLife is a gift.Live it…Enjoy it…Celebrate it… And fulfill it.
Note :Cintai orang lain dengan perkataan dan perbuatanmu.
Cinta diciptakan tidak untuk disimpan atau disembunyikan.
Anda tidak mencintai seseorang karena dia cantik atau tampan, Mereka cantik/tampan karena anda mencintainya.
It’s true you don’t know what you’ve got until it’s gone, but it’s also true You don’t know what you’ve been missing until it arrives!!!
Senin, 20 Juli 2009
JEMBATAN MAAF
Alkisah ada dua orang kakak-beradik yang hidup di sebuah desa. Entah karena apa mereka jatuh ke dalam suatu pertengkaran serius. Dan ini adalah pertama kalinya mereka bertengkar sedemikian hebat. Padahal selama 40 tahun mereka hidup rukun berdampingan, saling meminjamkan peralatan pertanian dan bahu-membahu dalam usaha perdagangan tanpa mengalami hambatan. Namun kerja-sama yang akrab itu kini retak. Dimulai dari kesalah-pahaman yang sepele saja. Kemudian berubah menjadi perbedaan pendapat yang besar. Dan akhirnya meledak dalam bentuk caci-maki. Beberapa minggu sudah berlalu, mereka saling berdiam diri tak bertegur-sapa.
Suatu pagi, seseorang mengetuk rumah sang kakak. Di depan pintu berdiri seorang pria membawa kotak perkakas tukang kayu. “Maaf Tuan, sebenarnya saya sedang mencari pekerjaan”, kata pria itu dengan ramah. “Barangkali Tuan berkenan memberikan beberapa pekerjaan untuk saya selesaikan.”
“Oh ya!” jawab sang kakak. “Saya punya sebuah pekerjaan untukmu. Kau lihat ladang pertanian di seberang sungai sana. Itu adalah rumah tetanggaku,…… ah sebetulnya ia adalah adikku. Minggu lalu ia mengeruk bendungan dengan buldozer lalu mengalirkan airnya ke tengah padang rumput itu sehingga menjadi sungai yang memisahkan tanah kami. Hmm, barangkali ia melakukan itu untuk mengejekku, tapi aku akan membalasnya lebih setimpal. Di situ ada gundukan kayu. Aku ingin kau membuat pagar setinggi 10 meter untukku sehingga aku tidak perlu lagi melihat rumahnya. Pokoknya, aku ingin melupakannya.”
Kata tukang kayu, “Saya mengerti. Belikan saya paku dan peralatan. Akan saya kerjakan sesuatu yang bisa membuat Tuan merasa senang.”
Kemudian sang kakak pergi ke kota untuk berbelanja berbagai kebutuhan dan menyiapkannya untuk si tukang kayu. Setelah itu ia meninggalkan tukang kayu bekerja sendirian. Sepanjang hari tukang kayu bekerja keras, mengukur, menggergaji dan memaku.
Di sore hari, ketika sang kakak petani itu kembali, tukang kayu itu baru saja menyelesaikan pekerjaannya. Betapa terbelalaknya ia begitu melihat hasil pekerjaan tukang kayu itu. Sama sekali tidak ada pagar kayu sebagaimana yang dimintanya. Namun, yang ada adalah jembatan melintasi sungai yang menghubungkan ladang pertaniannya dengan ladang pertanian adiknya. Jembatan itu begitu indah dengan undak-undakan yang tertata rapi. Dari seberang sana, terlihat sang adik bergegas berjalan menaiki jembatan itu dengan kedua tangannya terbuka lebar.
“Kakakku, kau sungguh baik hati mau membuatkan jembatan ini. Padahal sikap dan ucapanku telah menyakiti hatimu. Maafkan aku”, kata sang adik pada kakaknya.
Dua bersaudara itupun bertemu di tengah-tengah jembatan, saling berjabat tangan dan berpelukan. Melihat itu, tukang kayu pun membenahi perkakasnya dan bersiap-siap untuk pergi.
“Hai, jangan pergi dulu. Tinggallah beberapa hari lagi. Kami mempunyai banyak pekerjaan untukmu,” pinta sang kakak.
“Sesungguhnya saya ingin sekali tinggal di sini”, kata tukang kayu, “tapi masih banyak jembatan lain yang harus saya selesaikan.”
Note :
Kita harus bisa melihat sesuatu dengan bijak, dan bila terjadi perselisihan jangan pernah ragu untuk mengucapkan maaf terlebih dahulu. Karena dengan itu maka persahabatan akan semakin erat kembali.
Suatu pagi, seseorang mengetuk rumah sang kakak. Di depan pintu berdiri seorang pria membawa kotak perkakas tukang kayu. “Maaf Tuan, sebenarnya saya sedang mencari pekerjaan”, kata pria itu dengan ramah. “Barangkali Tuan berkenan memberikan beberapa pekerjaan untuk saya selesaikan.”
“Oh ya!” jawab sang kakak. “Saya punya sebuah pekerjaan untukmu. Kau lihat ladang pertanian di seberang sungai sana. Itu adalah rumah tetanggaku,…… ah sebetulnya ia adalah adikku. Minggu lalu ia mengeruk bendungan dengan buldozer lalu mengalirkan airnya ke tengah padang rumput itu sehingga menjadi sungai yang memisahkan tanah kami. Hmm, barangkali ia melakukan itu untuk mengejekku, tapi aku akan membalasnya lebih setimpal. Di situ ada gundukan kayu. Aku ingin kau membuat pagar setinggi 10 meter untukku sehingga aku tidak perlu lagi melihat rumahnya. Pokoknya, aku ingin melupakannya.”
Kata tukang kayu, “Saya mengerti. Belikan saya paku dan peralatan. Akan saya kerjakan sesuatu yang bisa membuat Tuan merasa senang.”
Kemudian sang kakak pergi ke kota untuk berbelanja berbagai kebutuhan dan menyiapkannya untuk si tukang kayu. Setelah itu ia meninggalkan tukang kayu bekerja sendirian. Sepanjang hari tukang kayu bekerja keras, mengukur, menggergaji dan memaku.
Di sore hari, ketika sang kakak petani itu kembali, tukang kayu itu baru saja menyelesaikan pekerjaannya. Betapa terbelalaknya ia begitu melihat hasil pekerjaan tukang kayu itu. Sama sekali tidak ada pagar kayu sebagaimana yang dimintanya. Namun, yang ada adalah jembatan melintasi sungai yang menghubungkan ladang pertaniannya dengan ladang pertanian adiknya. Jembatan itu begitu indah dengan undak-undakan yang tertata rapi. Dari seberang sana, terlihat sang adik bergegas berjalan menaiki jembatan itu dengan kedua tangannya terbuka lebar.
“Kakakku, kau sungguh baik hati mau membuatkan jembatan ini. Padahal sikap dan ucapanku telah menyakiti hatimu. Maafkan aku”, kata sang adik pada kakaknya.
Dua bersaudara itupun bertemu di tengah-tengah jembatan, saling berjabat tangan dan berpelukan. Melihat itu, tukang kayu pun membenahi perkakasnya dan bersiap-siap untuk pergi.
“Hai, jangan pergi dulu. Tinggallah beberapa hari lagi. Kami mempunyai banyak pekerjaan untukmu,” pinta sang kakak.
“Sesungguhnya saya ingin sekali tinggal di sini”, kata tukang kayu, “tapi masih banyak jembatan lain yang harus saya selesaikan.”
Note :
Kita harus bisa melihat sesuatu dengan bijak, dan bila terjadi perselisihan jangan pernah ragu untuk mengucapkan maaf terlebih dahulu. Karena dengan itu maka persahabatan akan semakin erat kembali.
The Girl I Will Never Forget
The Girl I Will Never 4get
Written by : MICHAEL PAULUS
I don’t know, I don’t care if you believe in love at first sight or not, but to me anything is possible when it come to love. After 16 years of happiness and hope, my life if fading away just because of this one girl. Girls seem to be something that is really important in life, without them, you wouldn’t be able to be here. No matter who you are, what you are, and how you feel, girls will always be there to let you tell them your story or stay by your side and care for you. But why would girls want to help you out? They help you out because they are not as cruel as the boys, but they are as lovely as an angel that knows how you feel and how to make you happy.I was thinking of starting a new better life after my horrible year at my old high school, trying to bring my grade back up, stay out of trouble, and go on with life. I wasn’t thinking of going to this new school in this same city, I was going to go to a new city where I can start my own life. But fate had decided that I can’t go to this new city, but to stay in this old city of mine and go to this new school. Going to this new school is something that I would never imagine, something that is unimaginable, unbelievable, and fateful. After all these years, I thought that I would never see my old friends again, but it comes to this day, where I met my friends back from elementary. Five years of not seeing each other, this friend of mine just appeared to me out of nowhere, I have the same class as him. He didn’t seem to notice me, but I have this feeling that I know him. I gave it a shot and called out his name, he turned around and then he noticed me. This is where my depressing life started.He showed me around this new school and introduced new friends to me, but it was at this time, when I met this girl. This girl that I’d fall in love with, even though I don’t know her that well, but my hearts and my feelings seemed strange. I’d been through all these love but I had never had a feeling like this. To me, this girl is like a perfect 10 girl to me, she’s seemed so perfect at every point. She’s beautiful, smart, cute, attractive, but one problem is that I don’t know how her attitude is like. But even though her attitude is awful, I will always love her. She’s the only one that will always be in my heart, no matter how many girls out there are much better than her, but she will be the only one I love.It’s also because of her that my life is fading. I can’t think at all, my mind is like totally mindless. All I can think is her, not unless there’s something that I have to think about, otherwise it would be her that will always be on my mind. My life had been depressed because I don’t know what I did wrong that make her seem to be mad at me. All I ever does was asked her out to the movie and be my date for the homecoming. She resisted both, saying that she can’t go or she got to do something else. Somehow, one of my homeboy gave me her screen name for aim, he told me to chat with her and so I did. I don’t see anything wrong with it, but somehow she started to get mad at me for some reason and started spreading rumors that I’m a stalker. How the am I a stalker? I don’t follow her anywhere; it’s just that we saw each other on the way through life doesn’t mean that I stalk her. It’s also because of she calling me a stalker made me went into trouble at school. I was trying to get to know more people since I’m new to this school, so I chatted with this one girl. She’s a friend of her, and she because of the rumors being spread, she also called me a stalker and started to call her homeboy out to start trouble with me. Made me go through all these trouble for no reasons. It’s seemed bullshit to me cause I didn’t do anything and all these trouble start coming at me. Even though I went through all these and how she ditched me, but I cant seem to forget her. I tried but I cant, it’s like I will always love her. As a matter of fact, I still love her. I cant let go of her, she’s my life, she’s the only one that can change my whole life. I just wanted her to know this and give me another chance. All these time all I cant think of anything except her and death. Everyday I tried to resisted from seeing her, but I cant, every time I did, I hurt myself. I’d been going through all these troubles and pains and she still doesn’t’ even talk to me or let me talk to her. Anyway, life is life and stick with it. Enjoy it while you can cause once u die u won’t be able to understand. I just wanted her to know that forever she will be in my heart. I will never forget her.
Written by : MICHAEL PAULUS
I don’t know, I don’t care if you believe in love at first sight or not, but to me anything is possible when it come to love. After 16 years of happiness and hope, my life if fading away just because of this one girl. Girls seem to be something that is really important in life, without them, you wouldn’t be able to be here. No matter who you are, what you are, and how you feel, girls will always be there to let you tell them your story or stay by your side and care for you. But why would girls want to help you out? They help you out because they are not as cruel as the boys, but they are as lovely as an angel that knows how you feel and how to make you happy.I was thinking of starting a new better life after my horrible year at my old high school, trying to bring my grade back up, stay out of trouble, and go on with life. I wasn’t thinking of going to this new school in this same city, I was going to go to a new city where I can start my own life. But fate had decided that I can’t go to this new city, but to stay in this old city of mine and go to this new school. Going to this new school is something that I would never imagine, something that is unimaginable, unbelievable, and fateful. After all these years, I thought that I would never see my old friends again, but it comes to this day, where I met my friends back from elementary. Five years of not seeing each other, this friend of mine just appeared to me out of nowhere, I have the same class as him. He didn’t seem to notice me, but I have this feeling that I know him. I gave it a shot and called out his name, he turned around and then he noticed me. This is where my depressing life started.He showed me around this new school and introduced new friends to me, but it was at this time, when I met this girl. This girl that I’d fall in love with, even though I don’t know her that well, but my hearts and my feelings seemed strange. I’d been through all these love but I had never had a feeling like this. To me, this girl is like a perfect 10 girl to me, she’s seemed so perfect at every point. She’s beautiful, smart, cute, attractive, but one problem is that I don’t know how her attitude is like. But even though her attitude is awful, I will always love her. She’s the only one that will always be in my heart, no matter how many girls out there are much better than her, but she will be the only one I love.It’s also because of her that my life is fading. I can’t think at all, my mind is like totally mindless. All I can think is her, not unless there’s something that I have to think about, otherwise it would be her that will always be on my mind. My life had been depressed because I don’t know what I did wrong that make her seem to be mad at me. All I ever does was asked her out to the movie and be my date for the homecoming. She resisted both, saying that she can’t go or she got to do something else. Somehow, one of my homeboy gave me her screen name for aim, he told me to chat with her and so I did. I don’t see anything wrong with it, but somehow she started to get mad at me for some reason and started spreading rumors that I’m a stalker. How the am I a stalker? I don’t follow her anywhere; it’s just that we saw each other on the way through life doesn’t mean that I stalk her. It’s also because of she calling me a stalker made me went into trouble at school. I was trying to get to know more people since I’m new to this school, so I chatted with this one girl. She’s a friend of her, and she because of the rumors being spread, she also called me a stalker and started to call her homeboy out to start trouble with me. Made me go through all these trouble for no reasons. It’s seemed bullshit to me cause I didn’t do anything and all these trouble start coming at me. Even though I went through all these and how she ditched me, but I cant seem to forget her. I tried but I cant, it’s like I will always love her. As a matter of fact, I still love her. I cant let go of her, she’s my life, she’s the only one that can change my whole life. I just wanted her to know this and give me another chance. All these time all I cant think of anything except her and death. Everyday I tried to resisted from seeing her, but I cant, every time I did, I hurt myself. I’d been going through all these troubles and pains and she still doesn’t’ even talk to me or let me talk to her. Anyway, life is life and stick with it. Enjoy it while you can cause once u die u won’t be able to understand. I just wanted her to know that forever she will be in my heart. I will never forget her.
Cafe Of Love
Café of Love....
Written By
Michael Paulus
6/11/07
Sebenarnya, aku sudah sangat lelah untuk jatuh cinta lagi. Sudah banyak kenangan pahit yang kujalani karena cinta, walaupun banyak juga yang meninggalkan kenangan manis. Tapi tetap saja perasaan takut untuk kembali mencintai selalu hadir setiap saat. Saat itu aku benar-benar takut jatuh cinta.
7/11/07
Hari ini, sembari menghabiskan waktu luang, seperti biasa nya aku menulis puisi. Puisi cinta yang tentu nya sudah menjadi tema yang paling banyak dalam kumpulan puisi-puisi yang ku buat. Namun kali ini aku juga membuat puisi kesedihan dan banyak keluh kesah yang kuungapkan. Aku tak tahan lagi!! aku butuh seseorang dalam hari-hari ku yang bisa menemani ku dalam saat apapun. Aku butuh cinta..
Aku sadar bahwa aku mulai kesepian..
Hari sudah kian gelap, tak ada yang bisa kulakukan. Aku hanya bisa duduk termenung. Saat itu aku teringat kenangan-kenangan indah bersama mantan kekasih ku. Dan itu membuat ku menangis. Entah kenapa.
Namun aku harus bangkit dan melupakan segala kejadian buruk ang pernah terjadi. Aku harus melanjutkan lagi hidup ini. Patah hati kali ini membuat ku benar-benar terpuruk
10/11/07
Setumpuk kesibukan menanti ku di sekolah hari ini. Rasa lelah kurasakan semakin menjadi-jadi, namun tiba-tiba perasaan suntuk, lelah, marah yang kurasakan hari ini hilang dalam sekejap setelah aku melihat sosok perempuan cantik yang menarik perhatian ku di sebuah café dekat sekolahku . Ya!! Aku rasa aku merasakan perasaan itu lagi. Mungkin ini cinta pada pandangan pertama yang pertama kali kurasakan. Aku belum pernah merasaan jantung yang berdebar seperti yang aku rasakan seperti sekarang ini sebelumnya. Senyum nya, rambut nya, wajah nya yang cantik. Dia terlihat masih seumuran dengan ku, yah mungkin juga lebih tua dari umur ku beberapa tahun. Dia kelihatan seperti anak kuliahan dilihat dari penampilannya. Dari luar dia benar-benar membuatku terpesona..Oh my God, She’s making me blush. Aku terdiam dan terpaku untuk beberapa saat dan kadang mencuri pandang kearah nya. Tapi ada satu yang mebuatku kecewa. Dia bersama seorang laki-laki. Aku tidak tahu siapa laki-laki itu. Mungkin kekasih, teman, atau saudara nya, yang jelas mereka kelihatan sangat akrab. Dan aku hanya bisa diam dan terpaku melihatnya tanpa tahu harus berbuat apa.
Sepanjang malam ini aku menghabiskan waktu mengingat dan memikirkan sosok perempuan yang tadi kutemui. Sosok yang benar membuat ku terpesona. Dan tidak bisa tidur malam ini. Hahaha, aku rasa aku benar-benar sedang jatuh cinta.
11/11/07
Ketagihanku minum kopi benar-benar membuatku kewalahan.Setiap pagi dan sore hari, minum kopi menjadi menu yang wajib. Seperti kecanduan. Sore ini aku berencana bersama teman pergi ke café seusai sekolah. Bersama 2 orang teman ku, aku menghabiskan waktu di sana sambil meceritakan kejadian hari kemarin yang membuat teman-teman ku begitu penasaran melihat sosok perempuan itu. Kutunggu dan terus kutunggu tapi dia tak kunjung dating. Kami memutuskan untuk pulang. Dengan kekecewaan tentu saja.
13/11/07
Sudah lama aku merindukan sosoknya, dan perasaan ini mengatakan ingin bertemu kembali. Dan aku berharap saat itu akan segera tiba.
16/11/07
Aku merasa kisah ini seperti kisah kasih yang tak sampai. Aku hanya bisa duduk diam, menunggu kedatangan nya di café yang sama tanpa melakukan sebuah tindakan yang lain. Biasa nya aku terkesan agresif dalam percintaan, ya agresif. Teman-teman ku yang mengatakannya. Aku tidak bisa melakukan apa-apa, aku tidak tahu dimana dia tinggal, berapa nomer telpon nya atau yang lain nya. Hampir setiap hari seusai sekolah aku menunggu nya. Namun aneh nya aku tidak pernah bosan.
17/11/07
Hari ini aku merasakan kebosanan pada tingkat puncaknya. Keseharian ku yang berputar-putar seperti ini benar-benar membuat ku tidak tahan. Hampir setiap hari aku melakukan hal yang sama, tanpa ada hal yang menarik lain yang bisa kulakukan.
Tapi tunggu dulu, aku rasa hari ini Tuhan mendengar doa ku selama ini. Ya, hari ini seperti biasa aku ke café. Dan aku rasa melihat sosok perempuan yang selama ini kucari-cari. Perempuan itu!! Kali ini dia datang sendirian. Lega rasanya, sekaligus gembira yang luar biasa.
Tanpa pikir panjang, aku duduk di meja dekat dengan meja nya, jantung serasa berdetak kencang sekali. And I don’t know what to do. Kemudian aku berkata dalam hati, aku harus bisa berbuat sesuatu dan lebih berani. Setidaknya untuk mengajak nya berkenalan. Kelihatan gila mungkin, tapi hal ini sudah menjadi hal biasa buatku. Mungkin karena sikap agresif yang ku miliki itu. Tanpa pikir panjang aku iseng bertanya “suka kopi juga ya”, dan untunglah dia mau menjawab dengan ramah. Dia menjawab dengan senyum manis nya dan berkata iya. Aku minta ijin bergabung di meja nya, dan dia bersedia. Kami mulai berkenalan satu sama lain. Ternyata nama nya Siska dan dia ternyata satu sekolah dengan ku namun berbeda satu tingkat. Anehnya aku jarang melihat sosoknya di sekolah. Mungkin karena sekolahku yang besar dan banyak murid nya. Kami mulai mengobrol apa saja, walaupun masih agak canggung tentu saja.
Sesampainya di rumah aku membayangkan betapa bahagia nya aku tadi, sampai-sampai aku sering tersenyum sendiri dan kemudian orang di rumah mulai meledek ku habis-habisan. Ya, kami biasa melakukannya.
24/11/07
Aku mulai tahu kebiasaan nya pergi ke café, yaitu setiap hari selasa seusai sekolah selesai.
Hari ini, aku menyapanya lagi, dia pun kali ini tampak lebih ramah dari sebelumnya. Aku senang sekali.
Obrolan kami kali ini lebih banyak dari sebelumnya, kami banyak bercerita kegiatan-kegiatan atau kesibukan kami masing-masing, membicarakan hobi, dan banyak lagi.
25/11/07
Aku memutuskan untuk mencari dia di sekolah, dan aku menemukannya. Waktu jam istirahat dimulai, kami mengobrol sambil pergi ke kantin. Makan bersama, mengobrol bersama. Aku rasa dia mulai menyukai sosok ku, tapi mungkin hanya untuk sebatas teman biasa.
04/12/07
Hari berganti hari, sekarang kami jarang bertemu di sekolah karena dia banyak kegiatan dan mulai di sibukkan dengan hari-hari menjelang Ujian Akhir. Aku bisa mengerti soal itu.
07/12/07
Kadang kami masih bertemu di café, seperti biasa menhabiskan waktu bersama, tapi aku belum berani mengungkapkan kalau aku sudah menyukai nya sejak pertama kali bertemu dengan nya. Aku juga takut untuk jatuh di lubang yang sama.
Apa perasaan ini harus kupendam dalam-dalam atau harus kuungkapkan? Guess what? Aku memilih untuk menjalani nya seperti air yang mengalir. Jika berjalan dengan baik dan perasaan cinta ini tumbuh lebih dalam lagi, aku akan segera menyaakan cinta kepada nya. Tapi kalau tidak? Let’s see what will happen…….
6/11/07
Sebenarnya, aku sudah sangat lelah untuk jatuh cinta lagi. Sudah banyak kenangan pahit yang kujalani karena cinta, walaupun banyak juga yang meninggalkan kenangan manis. Tapi tetap saja perasaan takut untuk kembali mencintai selalu hadir setiap saat. Saat itu aku benar-benar takut jatuh cinta.
7/11/07
Hari ini, sembari menghabiskan waktu luang, seperti biasa nya aku menulis puisi. Puisi cinta yang tentu nya sudah menjadi tema yang paling banyak dalam kumpulan puisi-puisi yang ku buat. Namun kali ini aku juga membuat puisi kesedihan dan banyak keluh kesah yang kuungapkan. Aku tak tahan lagi!! aku butuh seseorang dalam hari-hari ku yang bisa menemani ku dalam saat apapun. Aku butuh cinta..
Aku sadar bahwa aku mulai kesepian..
Hari sudah kian gelap, tak ada yang bisa kulakukan. Aku hanya bisa duduk termenung. Saat itu aku teringat kenangan-kenangan indah bersama mantan kekasih ku. Dan itu membuat ku menangis. Entah kenapa.
Namun aku harus bangkit dan melupakan segala kejadian buruk ang pernah terjadi. Aku harus melanjutkan lagi hidup ini. Patah hati kali ini membuat ku benar-benar terpuruk
10/11/07
Setumpuk kesibukan menanti ku di sekolah hari ini. Rasa lelah kurasakan semakin menjadi-jadi, namun tiba-tiba perasaan suntuk, lelah, marah yang kurasakan hari ini hilang dalam sekejap setelah aku melihat sosok perempuan cantik yang menarik perhatian ku di sebuah café dekat sekolahku . Ya!! Aku rasa aku merasakan perasaan itu lagi. Mungkin ini cinta pada pandangan pertama yang pertama kali kurasakan. Aku belum pernah merasaan jantung yang berdebar seperti yang aku rasakan seperti sekarang ini sebelumnya. Senyum nya, rambut nya, wajah nya yang cantik. Dia terlihat masih seumuran dengan ku, yah mungkin juga lebih tua dari umur ku beberapa tahun. Dia kelihatan seperti anak kuliahan dilihat dari penampilannya. Dari luar dia benar-benar membuatku terpesona..Oh my God, She’s making me blush. Aku terdiam dan terpaku untuk beberapa saat dan kadang mencuri pandang kearah nya. Tapi ada satu yang mebuatku kecewa. Dia bersama seorang laki-laki. Aku tidak tahu siapa laki-laki itu. Mungkin kekasih, teman, atau saudara nya, yang jelas mereka kelihatan sangat akrab. Dan aku hanya bisa diam dan terpaku melihatnya tanpa tahu harus berbuat apa.
Sepanjang malam ini aku menghabiskan waktu mengingat dan memikirkan sosok perempuan yang tadi kutemui. Sosok yang benar membuat ku terpesona. Dan tidak bisa tidur malam ini. Hahaha, aku rasa aku benar-benar sedang jatuh cinta.
11/11/07
Ketagihanku minum kopi benar-benar membuatku kewalahan.Setiap pagi dan sore hari, minum kopi menjadi menu yang wajib. Seperti kecanduan. Sore ini aku berencana bersama teman pergi ke café seusai sekolah. Bersama 2 orang teman ku, aku menghabiskan waktu di sana sambil meceritakan kejadian hari kemarin yang membuat teman-teman ku begitu penasaran melihat sosok perempuan itu. Kutunggu dan terus kutunggu tapi dia tak kunjung dating. Kami memutuskan untuk pulang. Dengan kekecewaan tentu saja.
13/11/07
Sudah lama aku merindukan sosoknya, dan perasaan ini mengatakan ingin bertemu kembali. Dan aku berharap saat itu akan segera tiba.
16/11/07
Aku merasa kisah ini seperti kisah kasih yang tak sampai. Aku hanya bisa duduk diam, menunggu kedatangan nya di café yang sama tanpa melakukan sebuah tindakan yang lain. Biasa nya aku terkesan agresif dalam percintaan, ya agresif. Teman-teman ku yang mengatakannya. Aku tidak bisa melakukan apa-apa, aku tidak tahu dimana dia tinggal, berapa nomer telpon nya atau yang lain nya. Hampir setiap hari seusai sekolah aku menunggu nya. Namun aneh nya aku tidak pernah bosan.
17/11/07
Hari ini aku merasakan kebosanan pada tingkat puncaknya. Keseharian ku yang berputar-putar seperti ini benar-benar membuat ku tidak tahan. Hampir setiap hari aku melakukan hal yang sama, tanpa ada hal yang menarik lain yang bisa kulakukan.
Tapi tunggu dulu, aku rasa hari ini Tuhan mendengar doa ku selama ini. Ya, hari ini seperti biasa aku ke café. Dan aku rasa melihat sosok perempuan yang selama ini kucari-cari. Perempuan itu!! Kali ini dia datang sendirian. Lega rasanya, sekaligus gembira yang luar biasa.
Tanpa pikir panjang, aku duduk di meja dekat dengan meja nya, jantung serasa berdetak kencang sekali. And I don’t know what to do. Kemudian aku berkata dalam hati, aku harus bisa berbuat sesuatu dan lebih berani. Setidaknya untuk mengajak nya berkenalan. Kelihatan gila mungkin, tapi hal ini sudah menjadi hal biasa buatku. Mungkin karena sikap agresif yang ku miliki itu. Tanpa pikir panjang aku iseng bertanya “suka kopi juga ya”, dan untunglah dia mau menjawab dengan ramah. Dia menjawab dengan senyum manis nya dan berkata iya. Aku minta ijin bergabung di meja nya, dan dia bersedia. Kami mulai berkenalan satu sama lain. Ternyata nama nya Siska dan dia ternyata satu sekolah dengan ku namun berbeda satu tingkat. Anehnya aku jarang melihat sosoknya di sekolah. Mungkin karena sekolahku yang besar dan banyak murid nya. Kami mulai mengobrol apa saja, walaupun masih agak canggung tentu saja.
Sesampainya di rumah aku membayangkan betapa bahagia nya aku tadi, sampai-sampai aku sering tersenyum sendiri dan kemudian orang di rumah mulai meledek ku habis-habisan. Ya, kami biasa melakukannya.
24/11/07
Aku mulai tahu kebiasaan nya pergi ke café, yaitu setiap hari selasa seusai sekolah selesai.
Hari ini, aku menyapanya lagi, dia pun kali ini tampak lebih ramah dari sebelumnya. Aku senang sekali.
Obrolan kami kali ini lebih banyak dari sebelumnya, kami banyak bercerita kegiatan-kegiatan atau kesibukan kami masing-masing, membicarakan hobi, dan banyak lagi.
25/11/07
Aku memutuskan untuk mencari dia di sekolah, dan aku menemukannya. Waktu jam istirahat dimulai, kami mengobrol sambil pergi ke kantin. Makan bersama, mengobrol bersama. Aku rasa dia mulai menyukai sosok ku, tapi mungkin hanya untuk sebatas teman biasa.
04/12/07
Hari berganti hari, sekarang kami jarang bertemu di sekolah karena dia banyak kegiatan dan mulai di sibukkan dengan hari-hari menjelang Ujian Akhir. Aku bisa mengerti soal itu.
07/12/07
Kadang kami masih bertemu di café, seperti biasa menhabiskan waktu bersama, tapi aku belum berani mengungkapkan kalau aku sudah menyukai nya sejak pertama kali bertemu dengan nya. Aku juga takut untuk jatuh di lubang yang sama.
Apa perasaan ini harus kupendam dalam-dalam atau harus kuungkapkan? Guess what? Aku memilih untuk menjalani nya seperti air yang mengalir. Jika berjalan dengan baik dan perasaan cinta ini tumbuh lebih dalam lagi, aku akan segera menyaakan cinta kepada nya. Tapi kalau tidak? Let’s see what will happen…….
Langganan:
Postingan (Atom)

